Hemorograd
Kamis, 23 Oktober 2014 | 22:06 WIB

Pertamina Pasok Bahan Bakar Minyak Ke TNI/POLRI 425 Juta Liter Pertahun

Rabu, 18 Desember 2013 / energi

Jakarta (Kabarbumn.com) - PT Pertamina (Persero) menandatangai kerjasama pengadaan bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, nota kesepahaman ini diharapkan menjadi payung aturan yang sifatnya saling menguatkan dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama khususnya dalam penyediaan BBM dan Pelumas antara Kementerian Pertahanan, Pertamina dan Mabes TNI.

"Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini diharapkan ke depannya kebutuhan bahan bakar bagi TNI dapat dipenuhi secara berkelanjutan," kata Hanung di Kemenhan, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Mennurut hanung saat ini seluruh kebutuhan tersebut telah didukung dengan pasokan dari Terminal BBM Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Sebagai entitas bisnis, Pertamina mengharapkan di masa mendatang kerjasama dapat semakin erat khususnya dalam hal dukungan administrasi maupun finansial baik dari Kementerian Pertamina sebagai pelasana public service oblogation mamupun penghasil deviden bagi negara," ujarnya.

Selain itu Hanung berharap, kesepakatan dengan Kemenhan ini bisa menjadi motivasi institusi dan lembaga pemerintahan lainnya untuk menggunakan BBM dan pelumas produksi Pertamina.

Saat ini, Pertamina telah melakukan pendistribusian BBM keekonomian baik berupa kegiatan rutin kegiatan operasi kepada TNI dan Polri dengan kuantum tidak kurang dari 425 juta liter per tahun dan tingkat pertumbuhan kurang lebih 5 persen setiap tahunnya. (firman/mon).

 

Dibaca : 178 kali
Workshop 31 Oktober 2014
Satyo Fatwan : Membangun Organisasi Yang Great
"Batik tak lagi seperti dulu. Penetapan batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO menimbulkan euforia baru di kalangan masyarakat Indonesia. Baik kalangan menengah-bawah hingga atas ..."
SIGNUP FOR NEWSLETTER
Workshop Interpretasi kebijakan penyusunan RKAP dan KPI di BUMN dan anak perusahaan BUMN
Teh Walini_2