Hemorograd
Kamis, 31 Juli 2014 | 20:29 WIB

Ini Dia 10 Ide Terbaik Solusi Atasi Kemacetan Jakarta

Kamis, 04 Juli 2013 / bumn lain

Jakarta (kabarbumn.com) – Berbagai upaya mengatasi kemacetan, khususnya di jalan tol terus dilakukan oleh PT Jasa Marga. Tidak hanya dengan mengunakan jasa konsultan, Jasa Marga juga mengundang partisipasi masyarakat untuk ikut urun rembug mengatasi kemacetan. Salah satunya adalah dengan menggelar sayembara mengatasi kemacetan yang telah dilakukan pada 11 Maret 2013lalu.   

Hasilnya terkumppul sekitar 1300 ide solusi mengatasi kemacatan dari peserta. Dari situ kemudian  diambil 10 ide yang paling kreatif dan paling masuk akal. Namun dari kesepuluh ide “gila” ini tidak ada satupun yang bisa diimplementasikan, tetapi telah  menghasilkan inspirasi mengatasi kemacetan. Berikut ke-10 ide tersebut :

  1. Ir. Arifin Aziz, MT. PNS Kementerian PU dengan judul mengurangi kemacetan tol dalam kota dengan cara menurunkan kecepatan rencana dan mengoptimalkan kapasitas jalan.
  2. Tim mahasiswa PWK Undip dengan ketua Zulfika Satria Kusharsanto dengan judul perpacuan car sharing dan transit hub.
  3. Agus alamsyah Yahya. Konsultan dengan judul pemindahan pintu keluar tol menjauhi titik persimpangan.
  4. dr. Mukhtar Yuduf, Sp.THT. Dokter spesialis THT RS Premier Jatinegara dengan solusi memindahkan posisi masuk tol menjadi sebelum persimpangan, dan pintu keluar tol setelah persimpangan.
  5. Heri Purwanto. Karyawan swasta di PT Jagat Interindo (konstruksi) dengan solusi mengurangi kepadatan lalin karena efek persilangan setelah gerbang masuk, di dalam jalur tol, dan pada jam sibuk, juga penegakan disiplin di jalur tol dan informasi dari managemen pengelola jalan tol.
  6. Andika Sunandar. PNS Kementerian Koperasi dan UKM dengan solusi konstruksi fisik dengan penerapan Smart Exit Area (SEA), solusi sistem one way, dan solusi teknologi penggunaan e-toll pass dll.
  7. Lukman Talibo. Analyst Programers dengan solusi optimalisasi kontrol lalin untuk mengurangi antrian di pintu keluar tol.
  8. Tim PWK ITB diketuai oleh Handini Pradhitasari dengan solusi ride sharing and car pooling.
  9. Tim PWK ITB dengan anggota Adi Prasetyo dan Arif Nurwahid dengan solusi papan informasi dan layanan sms sebagai solusi dalam mengurangi kemacetan.
  10. Prapanca Nugraha. Dokter Umum Unpad dengan penerapan garis biru sebagai pembatasan lajur jalan di jalan tol.

Kepada kesepuluh pengusul ide terbaik ini diberikan hadiah total Rp 100 juta. Hadiah langsung diserahkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Firman/mon)

Dibaca : 795 kali
Satyo Fatwan : Membangun Organisasi Yang Great
"Batik tak lagi seperti dulu. Penetapan batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO menimbulkan euforia baru di kalangan masyarakat Indonesia. Baik kalangan menengah-bawah hingga atas ..."
SIGNUP FOR NEWSLETTER
jamsostek