Hemorograd
Kamis, 24 Juli 2014 | 09:41 WIB

Hutama Karya Resmi Ditunjuk Pemerintah Menggarap Tol Sumatera

Kamis, 07 Maret 2013 / bumn lain

Jakarta (Kabarbumn.com) PT Hutama Karya (HK) secara resmi ditunjuk untuk menggarap proyek jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 km.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan ditunjuknya BUMN karya ini menangani proyek tersebut karena 100% sahamnya dimiliki oleh negara.  Penugasan tersebut juga teah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres).

“Sumber pendanaan awal diambil dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 5 triliun. Ini sesuai dengan permintaan HK kepada pemerintah. PMN akan dicairkan secara secara bertahap seiring dengan pembangunannya,” kata Hatta usai Rapat Koordinasi (Rakor) terkait proyek Tol Trans Sumatera di kantornya, Lapangan Banteng, Rabu (6/3/2013).

Terkait nilai proyek, Hatta mengaku belum dapat disampaikan. Hatta menyatakan pembebasan lahan di Sumatera akan sedikit lebih mahal meski masih di bawah Jakarta.

"Kalau katakanlah pembebasan agak mahal sedikit. Tapi nggak semahal Jakarta. Sumatera beda dengan Jakarta," terangnya.

Menurut Hatta, proses pembebasan juga akan lebih mudah dibandingkan Jakarta. Hutama Karya diminta untuk tetap mengikuti aturan yang ada dan mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bekerjasama.

"Di Republik ini pembebasan tentu saja ada masalah, biasa. Nggak ada yang smooth. Tapi relatif jauh lebih gampang ketimbang di Jawa," ucap Hatta.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sudah menegaskan agar BUMN Hutma Karya yang   menggarap proyek Tol Trans Sumatera ini.  Hutama karya adalah BUMN yang sahamnya 100% dimiliki negara, jadi dalam pengerjaannya tidak terlalu berpikir bisnis dan harus menguntungkan.  Sementara kalau BUMN lain pasti yang dipikirkan pertama adalah keuntungan. Padahal proyek tol Sumatera ini secara perhitungan bisnis kurang layak dikerjakan.(firman/mon)

Dibaca : 302 kali
Satyo Fatwan : Membangun Organisasi Yang Great
"Batik tak lagi seperti dulu. Penetapan batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO menimbulkan euforia baru di kalangan masyarakat Indonesia. Baik kalangan menengah-bawah hingga atas ..."
SIGNUP FOR NEWSLETTER
jamsostek